Monday, 9 September 2013

Hubungan yang baik dengan ALLAH, akan memberikan ketenangan.



Hubungan yang baik dengan ALLAh, akan memberikan ketenangan.

Ya. Saya percaya sangat dengan itu. Adakalanya, manusia bersedih atas suatu sebab yang manusia itu sendiri tidak ketahui. Ada pula yang bergembira, tetapi sebenarnya kegembiraannya itu diselimuti kedukaan. Bibirnya mengukir tawa, hatinya menanggung hiba. Ada sahaja yang tidak kena. Mengapa ya.

Ada masa, manusia melalui hari-hari yang gelap atau suram dalam kehidupannya. Dan dia sendiri tidak tahu apa puncanya. Semua kerja sudah dilakukan, namun ada sahaja yang tidak kena dan sempurna dihatinya. Ada kegelisahan dan kekosongan yang terdapat disudut hati. Apa itu sebenarnya?

Lalu berusaha mencari apa puncanya.

Apa itu sebenarnya? Hubungan dengan ALLAH SWT.

18 ciri orang beruntung yang dicintai Allah


Inilah 18 orang yang beruntung karena telah dicintai Allah SWT.
Siapa saja mereka dan kenapa Allah SWT sangat sayang dan mencintai mereka.

Orang-orang yang dicintai Allah SWT:
1. At-Tawwabin.
Orang-orang yang bertaubat

… Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah [2]: 222)

Friday, 28 June 2013

Yakin Dengan Qada Qadar


Hadis ini dapat menjadi landasan paradigma berfikir seorang mukmin sehingga ia senantiasa berada pada jalan kebenaran. Seorang mukmin selalu memiliki pandangan yang lurus kedepan, pandangannya kuat dan mendasar, luas menjangkau dan seimbang dalam mensikapi segala sesuatunya. Dengan demikian ia akan memiliki kesiapan secara mental, pemikiran, lahir dan batin dalam mensikapi segala sesuatunya.  Dengan demikian ia akan memiliki kesiapan secara mental, pemikiran lahir dan batin dalam menghadapi realita dan berbagai kemungkinan yang akan menimpa di dalam hidupnya.

Maka tepatlah apa yang di sabdakan oleh Nabi S.A.W: "Sungguh menakjubkan  orang mukmin bahwa semua urusannya mendatangkan kebaikan. Yang demikian itu tidak terjadi pada siapapun,kecuali untuk orang mukmin. Jika menimpanya sesuatu yang menggembirakan bersyukurlah ia maka adalah kebaikan baginya. Dan jika menimpanya sesuatu yang menyusahkan bersabarlah ia maka adalah kebaikan baginya." (Hadis Riwayat Muslim).

Sunday, 19 May 2013

BERZIKIR PAGI, PETANG DAN MALAM


Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW. keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,
Berzikir kepada Allah SWT setiap pagi dan petang sebagaimana yang diamalkan oleh Rasulullah SAW adalah makanan rohani sebagaimana fizikal luaran manusia memerlukan makanan untuk memberi kekuatan dan kesihatan tubuh badan.

Apabila amalan zikir dihidupkan dan dijadikan kebiasaan maka perjalanan kehidupan harian akan dirasai ketenangan, kebahagian dan keceriaan. Segala masaalah kehidupan akan mudah diatasi kerana mendapat bantuan dan rahmat Allah SWT.

“Sesungguhnya Rasulullah selalu menyebut-nyebut rahmat Tuhan, dalam satu hadis qudsi Allah SWT. berfirman maksudnya : “Wahai anak-anak Adam, (sebutkan) zikirkanlah Aku selepas sembahyang subuh barang sekejap dan selepas solat asar barang sekejap maka Aku memadai kepada engkau apa yang ada diantara dua waktu tersebut maka apabila naik matahari sembahyanglah duha sebanyak 8 rakaat.” (Hadis diriwayatkan oleh Saidina Hassan r.a)

Dari Uthman bin Affan r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda ; “Tidaklah seorang hamba setiap pagi dan petang membaca; ‘ Bismillahillazi layadurrumaasmihi saiun filardi wallafis samai wahuwas samiul alim’ (maksudnya : Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada mudharat sedikit pun baik di bumi dan di langit, dan Ia Maha Melihat dan Maha Mengetahui.) kecuali bahawa tidak ada sesuatu yang membahayakannya.”
(Hadis Riwayat Abu Dawud dan Tarmizi)

{Zikir ini di baca 3 kali pada waktu pagi dan petang}

Di dalam hadis yang lain, dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menjelang petang membaca , ‘A’uzubikalimatilla hittaamaati min syarrimaahalaq’ (maksudnya : Aku berlindung pada kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya) 3 kali maka tidak akan membahayakan baginya racun yang ada pada malam itu.” (Hadis Riwayat Ibnu Hibban dalam kitab sahihnya)

{Zikir ini di baca 3 kali pada waktu pagi dan petang}

Sahabat yang dimuliakan,
Dari Ibnu Abbas r.a, katanya: Pada suatu hari aku berada dibelakang Rasulullah SAW (di atas kenderaan), lalu baginda bersabda: “Wahai anak, peliharalah Allah nescaya (Dia) akan memelihara kamu, peliharalah Allah nescaya (Dia) akan berada dihadapan kamu, dan jika engkau memohon maka memohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah, dan ketahuilah bahawa sekiranya umat berkumpul (bersepakat) untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, nescaya mereka tidak akan mampu berbuat demikian melainkan dengan sesuatu yang telah ditetapkan (ditakdirkan) oleh Allah, dan sekiranya umat berkumpul (bersepakat) untuk mendatangkan bencana keatas kamu, nescaya mereka tidak akan mampu berbuat demikian melainkan dengan sesuatu yang telah ditetapkan (ditakdirkan) oleh Allah. Dan telah diangkat segala pena dan telah kering segala buku.”
(Hadis Hasan Sahih Riwayat Tarmizi)

Berdasarkan hadis di atas dapatlah difahami bahawa Allah SWT mengingatkan umat manusia bahawa mereka adalah makhluk yang lemah, kuasa mereka sangat terbatas, mereka tidak akan dapat mencapai apa yang mereka hajatkan tanpa bantuan pihak yang lain.

Mengingatkan umat manusia betapa kuasa Allah yang tiada tara dan batasannya. Segala penghuni langit dan bumi tunduk kepada ketentuan-Nya. Jadi atas dasar inilah maka manusia mestilah memohon sesuatu hanya kepada Allah. Berzikir dan berdoa tanpa putus-putus mengharapkan bantuan dan pertolongan daripada Allah SWT.

Selain itu juga wajib diketahui bahawa memohon pertolongan kepada Allah atau berdoa kepada-Nya mestilah secara langsung secara terus menerus kepada-Nya, tidak melalui sembarang perantaraan atau wasitah dari manusia atau lainnya.

Tidak ada orang yang dapat memberi manfaat dan mudarat tanpa izin Allah SWT. Nabi SAW menerangkan kepada Ibnu Abbas r.a bahawa sekiranya sekalian umat atau makhluk berkumpulan dan bersatu untuk memberi manfaat kepadanya ataupun sebaliknya mereka bersatu dan berkumpul untuk mendatangkan mudarat kepadanya, namun semua itu tidak mungkin akan terjadi kecuali apa yang telah dituliskan untuknya di Loh Mahfuz sejak azali.

Sunday, 28 April 2013

La ilaha illa anta, Subhanaka, inni kuntu minaz zhalimin


“La ilaha illa anta, Subhanaka, inni kuntu minaz zhalimin.” Demikianlah doa atau zikir yang masyhur diajar dan diamalkan oleh umat Islam. Ia bermaksud “Tiada Tuhan melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri.” Doa yang baik lagi mujarab ini diucapkan oleh Nabi Yunus sebagaimana dirakamkan oleh Allah:

Dan (sebutkanlah peristiwa) Zun Nun (gelaran bagi Nabi Yunus), ketika dia pergiwhale.jpg (meninggalkan kaumnya) dalam keadaan marah, yang menyebabkan dia menyangka bahawa Kami tidak akan mengenakannya kesusahan atau cubaan; maka dia pun menyeru dalam keadaan yang gelap-gelita dengan berkata: “Tiada Tuhan melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri.” [al-Anbiya’ 21:87]

Sedikit Latarbelakang Kisah Nabi Yunus.

Wednesday, 6 March 2013

TANDA-TANDA REDHA DAN KASIH SAYANG ALLAH SWT


1- Cara hidup atau tingkah laku seseorang muslim itu yang sentiasa tetap atau istiqamah dalam melaksanakan segala perintah Allah dan memelihara segala pantang larangNya.
2- Segala perbuatannya menepati tuntutan Ilahi dan sanggup meninggalkan segala tegahan dan larangan Allah dengan penuh redha, inilah golongan yang disebut oleh Allah dalam al-Quran “Dan orang-orang yang berjuang pada jalan Kami, akan Kami beri petunjuk kepada mereka dengan jalan kebenaran menuju Kami (Islam)’ (al-Ankabut:69)

Monday, 18 February 2013

airmata mengalir kerana Allah



Firman ALLAH SWT :
“Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri)seraya berkata: “Ya Robb kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur’an dan kenabian Muhammad)”. (QS. Al Maidah: 83)


Seorang wali ALLAH pernah berkata: 
"........apabila semasa berdoa, berdiri bulu roma, hati jadi berdebar, dan air mata berlinangan...maka doa itu akan diterima".

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons